Sepuluh Hal yang didambakan oleh orang kafir dari kaum muslimin.

Assalamualaikum semua,

kali ini admin cahaya Quran akan membahas sedikit artikel tentang “10 Hal yang didambakan orang kafir dari orang muslim”, di dunia ini tidak telepas dari yang namanya perbedaan. perbedaan sudah terjadi sejak dahulu , antara surga dan neraka merupakan balasan yang akan didapatkan bagi semua orang, tinggal tergantung bagaimana kita dalam memilih . apakah kita menginginkan Surga ? atau bahkan kita menginginkan Neraka ? Naudzubillah.. Seseorang bisa mendapatkan apa yang ingin dia usahakan ..

Sama seperti jika kita hidup di dunia ini, kita menginginkan nilai ujian bagus .. jadi konsekuensi dasarnya dia harus siap berusaha / bersusah payah untuk mewujudkan apa yang menjadi keinginannya itu… apalagi jika masalah akhirat . kita juga harus berusaha semaksimal mungkin unuk mewujudkannya , bukan hanya sekedar omongan saja tanpa adanya aksi.

bukankan Allah SWT sudah menjelaskan di dalam al Qur’an sesungguhnya Allah SWT tidak akan merubah nasib suatu kaum itu kecuali dia mau berusaha / berikhtiar untuk merubahnya.

Berbeda orang Kafir dengan Orang Muslim

baiklah tanpa basa basi lagi langsung saja kita simak 10 hal yang didambakan orang kafir dari kaum muslimin. kita mulai dari Surat Al hujurat ayat ke 17.

يَمُنُّونَ عَلَيْكَ أَنْ أَسْلَمُوا ۖ قُلْ لَا تَمُنُّوا عَلَيَّ إِسْلَامَكُمْ ۖ بَلِ اللَّهُ يَمُنُّ عَلَيْكُمْ أَنْ هَدَاكُمْ لِلْإِيمَانِ إِنْ كُنْتُمْ صَادِقِينَ

“Mereka merasa telah memberi nikmat kepadamu dengan keislaman mereka. Katakanlah: “janganlah kamu merasa telah memberi nikmat kepadaku dengan keislamanmu, sebenarnya Allah, dialah yang melimpahkan nikmat kepadamu dengan menunjuki kamu kepada keimanan jika kamu adalah orang-orang yang benar. “” (QS. Hujurat : 17)

Bersyukurlah kepada Allah SWT dengan syukur yang sedalam-dalamnya, dialah yang telah memilih kita sebagai hambanya yang beriman. Wahai kaum muslimin , ketahuilah , Al Qur’anul karim menjelaskan bahwa sesungguhnya semua kondisi yang dimiliki (dialami) oleh orang beriman, kelak di akhirat akan menjadi dambaan bagi orang – orang kafir. Betapapun saat di dunia ini mereka (orang-orang kafir itu) menghina, mencela dan meremehkan orang-orang beriman maka jadikanlah penjelasan-penjelasan Allah SWT berikut ini semakin menambah keyakinan kita terhadap kebenaran islam dan seluruh ajarannya, karena sungguh d dalamnya mengandung keniscayaan dalam kebenarannya.

Sebagai mukjizat , Al Qur’an mengungkap informasi tentang masa yang akan datang dan itu pasti akan terjadi. Dengan demikian itu, betapa ruginya jika seorang muslim tidak yakin akan kebenaran islam yang sudah dianutnya dan juga tidak yakin terhadap Al Qur’an sebagai kitab suci yang harus menjadi pedoman hidupnya. Mari kita renungkan 10 ayat di bawah ini, yang merupakan bukti bahwa Allah SWT benar-benar telah member penjelasan agar kita tidak mengalami penyesalan yang sangat menyakitkan , sebagaimana penyesalan orang-orang kafir saat di akhirat kelak.

  1. Bahwa orang kafir benar-benar sangat ingin menjadi Muslim.

رُبَمَا يَوَدُّ الَّذِينَ كَفَرُوا لَوْ كَانُوا مُسْلِمِينَ

“Orang kafir itu kadang-kadang (nanti d akhirat) mengnginkan sekiranya mereka dahulu (di dunia) menjadi orang muslim.”(QS. Al Hijr : 2 ) 

2. Bahwa orang kafir sangat ingin beramal Shalih.

“Dan ( Alangah ngerinya ) , jika sekiranya kamu melihat orang-orang yang berdosa itu menundukkan kepalanya di hadapan Tuhannya, (mereka berkata), “Ya Tuhan kami, kami telah melihat dan mendengar, maka kembalikanlah kami (ke dunia), niscaya kami akan mengerjakan amal shalih.” Sungguh , kami adalah orang-orang yang yakin.” (QS. As Sajdah : 12)

3. Bahwa orang kafir ingin mempelajari Islam, agar selamat dari api neraka.

وَقَالُوا لَوْ كُنَّا نَسْمَعُ أَوْ نَعْقِلُ مَا كُنَّا فِي أَصْحَابِ السَّعِيرِ

“Dan mereka berkata, “Sekiranya (dahulu) kami mendengarkan atau memiikirkan (peringatan itu) tentulah kami tidak termasuk penghuni neraka yang menyala-nyala.” (QS. Al Mulk : 10)

4. Bahwa orang kafir ingin menikmati Surga ,walaupun hanya airnya.

وَنَادَىٰ أَصْحَابُ النَّارِ أَصْحَابَ الْجَنَّةِ أَنْ أَفِيضُوا عَلَيْنَا مِنَ الْمَاءِ أَوْ مِمَّا رَزَقَكُمُ اللَّهُ ۚ قَالُوا إِنَّ اللَّهَ حَرَّمَهُمَا عَلَى الْكَافِرِينَ

“Para penghuni neraka menyeru para penghuni surga ,”Tuangkanlah (sedikit) air kapada kami atau rezeki apa saja yang telah dikaruniakan Allah kepadamu.” Mereka menjawab , “Sungguh Allah telah mengharamkan keduanya bagi orang-orang kafir.” (QS. Al A’raf : 50).

5. Bahwa orang kafir kelak sangat menyesal karena dahulu mereka tidak belajar Al Qur’an.

أَلَمْ تَكُنْ آيَاتِي تُتْلَىٰ عَلَيْكُمْ فَكُنْتُمْ بِهَا تُكَذِّبُونَ

“Bukankah ayat-ayatku telah dibacakan kepadamu,tetapi kamu selalu mendustakannya ?” (QS. Al Mu’minun : 105).

قَالُوا رَبَّنَا غَلَبَتْ عَلَيْنَا شِقْوَتُنَا وَكُنَّا قَوْمًا ضَالِّينَ

“Mereka berkata, “Ya Tuhan kami , kami telah dikuasai oleh kejahatan kami ,dan kami adalah orang-orang yang sesat.”” (QS. Al Mu’minun : 106).

6. Bahwa orang kafir menyadari diri mereka sungguh sesat ketika di dunia.

وَمَا أَضَلَّنَا إِلَّا الْمُجْرِمُونَ

“Dan tidak ada yang menyesatkan kita, kecuali orang – orang yang berdosa.” (QS. Asy Syu’ara : 99).

7. Bahwa orang kafir menginginkan selamat dari api neraka.

إِنَّ الَّذِينَ كَفَرُوا لَوْ أَنَّ لَهُمْ مَا فِي الْأَرْضِ جَمِيعًا وَمِثْلَهُ مَعَهُ لِيَفْتَدُوا بِهِ مِنْ عَذَابِ يَوْمِ الْقِيَامَةِ مَا تُقُبِّلَ مِنْهُمْ ۖ وَلَهُمْ عَذَابٌ أَلِيمٌ

“Sesungguhnya orang-orang yang kafir, seandainya mereka memiliki segala apa yang ada di bumi dan di tambah dengan sebanyak itu (lagi) untuk menebus diri mereka dari azab pada hari Kiamat, niscaya semua (tebusan) itu tidak akan diterima dari mereka. Mereka (tetap) mendapat azab yang pedih.” (Al Maidah : 36).

8. Bahwa orang kafir kelak di akhirat ingin menjadi penentang setan.

وَقَالَ الَّذِينَ كَفَرُوا رَبَّنَا أَرِنَا اللَّذَيْنِ أَضَلَّانَا مِنَ الْجِنِّ وَالْإِنْسِ نَجْعَلْهُمَا تَحْتَ أَقْدَامِنَا لِيَكُونَا مِنَ الْأَسْفَلِينَ

“Dan orang-orang yang kafir berkata, ” Ya Tuhan kami , perlihatkanlah kepada kami dua golongan yang telah menyesatkan kami, yaitu (golongan) jin dan manusia agar kami letakkan keduanya di bawah telapak kaki kami agar kedua golongan itu menjadi yang paling bawah (hina).”” (QS. Fussilat : 29).

9. Bahwa orang kafir sangat menyesali infaq harta yang telah dikeluarkan.

إِنَّ الَّذِينَ كَفَرُوا يُنْفِقُونَ أَمْوَالَهُمْ لِيَصُدُّوا عَنْ سَبِيلِ اللَّهِ ۚ فَسَيُنْفِقُونَهَا ثُمَّ تَكُونُ عَلَيْهِمْ حَسْرَةً ثُمَّ يُغْلَبُونَ ۗ وَالَّذِينَ كَفَرُوا إِلَىٰ جَهَنَّمَ يُحْشَرُونَ

“Sesungguhnya orang-orang kafir itu, menginfakkan harta mereka untuk menghalang-halangi (orang) dari jalan Allah. Mereka akan (terus) menginfakkan harta itu, kemudian mereka akan menyesal sendiri, dan akhirnya mereka akan dikalahkan. Ke dalam Neeraka Jahanamlah orang-orang kafir itu akan dikumpulkan.” (QS. Al Anfal : 36).

10. Bahwa orang kafir sangat menyesal mengapa dahulu mereka tidak mau bersahabat dengan orang-orang Shalih.

وَيَوْمَ يَعَضُّ الظَّالِمُ عَلَىٰ يَدَيْهِ يَقُولُ يَا لَيْتَنِي اتَّخَذْتُ مَعَ الرَّسُولِ سَبِيلًا

“Dan (ingatlah) pada hari (ketika) orang-orang zalim menggigit dua jarinya, ( menyesali perbuatannya ) seraya berkata,”Wahai ! Sekiranya (dulu) aku mengambil jalan bersama rasul. “” (QS. Al Furqan : 27).

“Wahai, celaka aku ! sekiranya (dulu) aku tidak menjadikan fulan itu teman akrab(ku).” (QS. Al Furqan : 28).

Semoga dengan merenungkan firman-firman Allah SWT di atas, membuat diri kita bertambah yakin akan kebenaran ISLAM dan ajaran – ajarannya. Bertambah iman (keyakinan) dan taqwa (taat) adalah diantara ciri-ciri seorang mukmin saat disampaikan kepadanya ayat-ayat Allah SWT yang mengangkat bukti-bukti kebenaran-Nya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.