Sepuluh Alasan Mengapa Orang kafir Dilarang Memimpin.

Assalamualaikum.. sahabat Cahaya Qur’an. semoga tetap dilimpahkan kesehatan bagi kalian semua dan semoga dimudahkan urusannya oleh Allah SWT. kali ini kita akan membahas mengapa orang kafir tidak boleh memimpin umat islam. kita mulai dari surat Al Maidah ayat ke 57.

Firman Allah SWT :

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تَتَّخِذُوا الَّذِينَ اتَّخَذُوا دِينَكُمْ هُزُوًا وَلَعِبًا مِنَ الَّذِينَ أُوتُوا الْكِتَابَ مِنْ قَبْلِكُمْ وَالْكُفَّارَ أَوْلِيَاءَ ۚ وَاتَّقُوا اللَّهَ إِنْ كُنْتُمْ مُؤْمِنِينَ

“wahai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu menjadikan pemimpin-pemimpinmu orang-orang yang membuat agamamu jadi bahan ejekan dan permainan, (yaitu) di antara orang-orang yang telah diberi kitab sebelummu dan orang-orang kafir (orang musrik). Dan bertakwalah kepada Allah SWT jika kamu orang-orang beriman. ” (QS. Al Maidah : 57)

Berikut ini adalah sepuluh alasan kenapa orang kafir dilarang untuk menjadi pemimpin :

  1. Orang kafir adalah sejelek-jelek makhluk yang melata di atas bumi.

“Sesungguhnya makhluk yang paling buruk di sisi Allah SWT ialah orang-orang yang kafir, karena mereka itu tidak beriman”. (QS. Al Anfaal : 55).

2. Orang kafir adalah manusia yang sufaha (kurang akal).

“Orang-orang yang kurang akalnya di antara manusia akan berkata : “Apakah yang memalingkan mereka (umat islam) dari kiblatnya (Baitul Maqdis) yang dahulu mereka berkiblat kepadanya? Katakanlah : “kepunyaan Allah SWT-lah timur dan barat; Dia memberi petunjuk kepada siapa yang dikehendaki-nya ke jalan yang lurus.” (QS. Al Baqarah : 142).

3. Orang kafir adalah manusia yang tidak mengetahui hakikat mengatur kehidupan.

“Dan jika di antara kaum musyrikin ada yang meminta perlindungan kepadamu, maka lindungilah agar dia dapat mendengar firman Allah SWT, kemudian antarkanlah dia ke tempat yang aman baginya. ( Demikian ) itu karena sesungguhnya mereka kaum yang tidak mengetahui.” (QS.At-Taubah : 6).

4. Orang kafir adalah orang yang tidak mau menggunakan akalnya.

“Dan apabila kamu menyeru (mereka) untuk (mengerjakan) sembahyang, mereka menjadikannya buah ejekan dan permainan. Yang demikian itu adalah karena mereka benar-benar kaum yang tidak mau mempergunakan akal”. (QS. Al Maidah : 58).

5. Orang kafir adalah orang-orang yang tidak mengerti kehidupan.

“Wahai Nabi (Muhammad)! Kobarkanlah semangat para mukmin untuk berperang. Jika ada dua puluh orang yang sabar diantara kamu, niscaya mereka dapat mengalahkan dua ratus orang musuh. Dan jika ada seratus orang (yang sabar) di antara kamu, niscaya mereka dapat mengalahkan seribu orang kafir, karena orang-orang kafir itu adalah kaum yang tidak mengerti. ”(QS.Al-Anfaal : 65)

6. Orang kafir adalah orang yang jika berkuasa menjadi bengis kepada umat Islam.

“Bagaimana mungkin (ada perjanjian demikian), padahal jika mereka memperoleh kemenangan atas kamu, mereka tidak memelihara hubungan kekerabatan denganmu dan tidak (pula mengindahkan) perjanjian. Mereka menyenangkan hatimu dengan mulutnya,sedang hatinya menolak. Kebanyakan mereka adalah orang-orang fasik (tidak menepati janji).” (QS.At-Taubah : 8)

Ayat 8 surat At-Taubah diatas juga mengisyaratkan bahwa orang musyrik selalu berkamuflase agar didukung orang beriman. Padahal hati mereka membeci orang beriman.

7. Orang kafir selalu menghalangi terlaksananya ajaran Allah SWT.

“Mereka memperjualbelikan ayat-ayat Allah SWT dengan harga murah, lalu mereka menghalang-halangi (orang) dari jalan Allah SWT.Sungguh,betapa buruknya apa yang mereka kerjakan.”(QS.At-Taubah : 9)

8. Orang kafir senang mengecam Agama Allah SWT.

“Dan jika mereka melanggar sumpah setelah ada perjanjian, dan mencerca agamamu, maka perangilah pemimpin – pemimpin kafir itu. Sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang tidak dapat dipegang janjinya, mudah-mudahan mereka berhenti.” (QS. At-Taubah : 12)

9. Orang kafir mustahil mencintai dan memakmurkan Masjid.

“Tidaklah mungkin orang-orang musyrik memakmurkan masjid Allah SWT,padahal mereka mengakui bahwa mereka sendiri kafir. Mereka itu sia-sia amalnya, dan mereka kekal di dalam neraka.” (QS.At-Taubah : 17)

10. Orang kafir siap membiayai semua gerakan menghancurkan ISLAM.

“Sesungguhnya orang-orang yang kafir membelanjakan harta mereka untuk menghalangi (orang) dari jalan Allah SWT. Mereka akan menafkahkan harta itu, kemudian menjadi sesalan bagi mereka, dan mereka akan dikalahkan. Dan ke dalam jahannamlah orang – orang yang kafir itu dikumpulkan.” (QS.Al Anfal : 36).

Pantaslah dan sangat tepat jika Allah SWT melarang dan marah, apabila orang beriman menjadikan mereka sebagai pemimpin.

“wahai orang-orang yang beriman ! janganlah kamu menjadikan orang-orang kafir sebagai pemimpin selain dari orang-orang mukmin. Apakah kamu ingin member alasan yang jelas bagi Allah SWT (untuk menghukummu)?” (QS. An Nisa’ : 144 ).

Perhatikan akhir dari ayat diatas, yakni : “Bahwa mukmin yang menjadikan orang kafir sebagai pemimpin adalah bukti nyata kemunafikan yang nyata.” Kemudian di ayat 145 nya:

“Sungguh, orang-orang munafik itu (ditempatkan) pada tingkatan yang paling bawah dari neraka. Dan kamu tidak akan mendapat seorang penolong pun bagi mereka.”(QS.An-Nisa’ : 145)

Ayat di atas merupakan ancaman Allah SWT terhadap orang yang munafiq, bahwa tempat mereka kelak adalah di neraka yang paling bawah. Na’udzubillahi mindzalik.

Semua ancaman Allah SWT di atas pasti akan terjadi saat orang kafir diloloskan memimpin umat islam.

Umat islam yang otomatis berada di bawah kepemimpinannya pasti akan terkena semua dampak negatif dari karakter-karakter negatif sebagaimana yang telah dijelaskan oelh Allah SWT di dalam Al Qur’an. Masihkan kita sebagai umat islam akan memilih orang kafir atau orang musyrik sebagai pemimpin ? setelah memahami dan meyakini betapa dahsyatnya ancaman Allah SWT jika mereka benar- menjadi pemimpin ditengah-tengah umat ISLAM.

Semoga Allah SWT selalu melindungi dan menguatkan akidah kita serta menambah hidayah-nya hingga kita tetap teguh dalam pendirian bersama orang-orang mukmin yang taat kepada hokum-hukumnya, yakin kepada janji-janjinya dan juga yang siap loyal serta membela Agamanya. Allah SWT mengajarkan suatu doa yang sangat tepat untuk situasi yang sangat memprihatinkan, yakni saat fitnah orang-orang kafir dan musyrik menyerang akidah dan eksistensi keislaman serta akidah kita.

رَبَّنَا لَا تَجْعَلْنَا فِتْنَةً لِلَّذِينَ كَفَرُوا وَاغْفِرْ لَنَا رَبَّنَا ۖ إِنَّكَ أَنْتَ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُ

“Ya Tuhan kami,janganlah engkau jadikan kami (sasaran) fitnah bagi orang-orang kafir. Dan ampunilah kami ya Tuhan kami. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.” (QS.Al Mumtahanah : 5)

Demikianlah penjelasan ayat al qur’an larangan memilih pemimpin kafir. semoga kita para kaum muslimin bisa mengambil pelajaran, Wallahu’alam bisshawab ..

Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatu.

baca juga artikel menarik kami yang lainnya :

Menjadikan Al Quran sebagai sahabat di dunia

Menjadi Pembaca Al Qur’an yang Produktif

Keberkahan Dalam Mempelajari Al Qur’an

Berbagi hewan Qurban bersama anak yatim

Mengambil Pelajaran Dari Rakyat Firaun

Sepenggal Ayat Bagi Sang Perindu Surga

Menjauhkan Umat Islam Dari Al Qur’an

One thought on “Sepuluh Alasan Mengapa Orang kafir Dilarang Memimpin.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.