Menjauhkan Umat Islam Dari Al Qur’an Sebagai Stategi Orang Kafir Untuk Menang

Assalamualaikum.. sahabat Cahaya Qur’an. semoga tetap dilimpahkan kesehatan bagi kalian semua . kali ini kita akan membahas masalah stategi kaum kafir untuk umat islam. langsung saja ke penjelasannya. kita awali dari Firman Allah SWT :

وَقَالَ الَّذِينَ كَفَرُوا لَا تَسْمَعُوا لِهَٰذَا الْقُرْآنِ وَالْغَوْا فِيهِ لَعَلَّكُمْ تَغْلِبُونَ

“Dan orang-orang yang kafir berkata, Janganlah kamu mendengarkan (bacaan) Al Qur’an ini dan buatlah kegaduhan terhadapnya agar kamu dapat mengalahkan (mereka).” (QS. Fussilat : 26)

Telah dijelaskan oleh imam Ibnu Jarir rahimahullah, bahwa :

  1. Tabiat orang-orang kafir adalah selalu melarang (menghalangi) manusia untuk mendengarkan Al-Qur’an ketika dibacakan. Bayangkan, kalau mendengar saja mereka larang, terlebih ketika seorang Mukmin ingin berinteraksi dengan semua bentuknya yang diperintahkan. Hal ini menunjukkan bahwa sekedar mendengar ayat-ayat Al Qur’an saja akan memberi efek hidayah dari Allah SWT. Orang-orang kafir sungguh menyadari hal ini. Maka sangat aneh jika umat islam sendiri tidak memiliki keyakinan terhadap Al Qur’an sebagai sumber hidayah.
  2. Bahwa tujuan kaum kuffar itu sangat jelas, yakni :
  3. Untuk menjauhkan manusia dari hidayah Allah SWT dan
  4. Agar manusia enggan mendengarkan Al Qur’an, mereka berupaya untuk menciptakan alternatif kegiatan lain yang dibuat dengan maksud menjauhkan perhatian manusia dari Al Qur’an.

Dari sebuah riwayat diceritakan bahwa saat Al Qur’an dibacakan, maka para kafir Quraisy sengaja membuat kegaduhan dengan berdendang ria dan bertepuk-tepuk tangan untuk mengalihkan pendengaran dan perhatian manusia yang ada pada saat itu, agar mereka tidak mendengarkan Al Qur’an.

Pada zaman sekarang ini, kita bisa lihat dengan terang bagaimana umat terus menerus disibukkan dengan sajian Food, Film, Fashion, Football, Finance dan seterusnya.

Strategi diatas lazim diterapkan oleh kaum kuffar. Mereka yakin akan memenangkan pertarungan terhadap yang haq dengan cara seperti itu. Dengan jauhnya umat muslim dari Al Qur’an, maka akan menjadi kaum yang kehidupannya tidak memiliki aqidah, ilmu dan akhlak.

Lantas bagaimana mungkin umat seperti ini akan mampu bertarung dengan tentara syetan? Pernyataan Perdana Menteri Inggris W.E Gladstone (1809-1898) berikut ini sangat sesuai dengan ayat di atas terkait strategi kaum kuffar dalam upaya menghancurkan  umat islam ,

yakni intinya disebutkan sebagai berikut :   

  1. Kita tidak akan mampu mengalahkan umat islam selama Al Qur’an masih ada di hati mereka.
  2. Tugas kita yang sesungguhnya adalah mencabut dan menjauhkan mereka dari Al Qur’an.
  3. Buatlah mereka mencintai minuman keras dan music. Hal ini lebih efektif dari 1000 meriam.
  4. Tanamkan di hati mereka cinta materi dan sex.

Sampai seperti itulah kekejian upaya kaum kafir dalam memerangi cahaya islam dan umatnya. Adapun kamum muslimin di Gaza sudah sangat mengenali strategi kuffar ini. Mereka (Muslim Gaza) selalu berusaha menguatkan hubungan mereka dengan Al Qur’an dalam bentuk hubungan yang sedekat dekatnya.

Paparan di atas dapat diambil pelajaran penting agar setiap diri dan juga keluarga kita agar selalu menjaga hubungan kedekatan dengan Al Qur’an, serta selalu waspada terhadap trik – trik yang dilancarkan oleh kaum kafir yang ingin kita jauh dan melupakan Al Qur’an.

Kemudian bergeser sibuk dengan mengikuti hiruk pikuknya dunia yang sengaja mereka ciptakan. Dengan selalu memohon perlindungan kepada Allah SWT InsyaAllah kita dan keluarga akan terjaga dari fitnah-fitnah yang ada.

Diantara doa memohon perlindungan kepada Allah SWT dari fitnah yang ditimbulkan oleh orang kafir kepada umat islam terdapat dalam kisah Thalut :

“Tatkala Jalut dan tentaranya telah nampak oleh mereka, merekapun (Thalut dan tentaranya) berdoa : Ya Tuhan Kami, tuangkanlah kesabaran atas diri kami, dan kokohkanlah pendirian kami dan tolonglah kami terhadap orang-orang kafir ”. (QS. Al Baqarah : 250)    

Demikianlah Ringkasan cerita dari kami , semoga kita para kaum muslimin bisa mengambil pelajaran, Wallahu’alam bisshawab ..

Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatu.

baca juga artikel menarik kami yang lainnya :

Menjadikan Al Quran sebagai sahabat di dunia

Menjadi Pembaca Al Qur’an yang Produktif

Keberkahan Dalam Mempelajari Al Qur’an

Berbagi hewan Qurban bersama anak yatim

Mengambil Pelajaran Dari Rakyat Firaun

Sepenggal Ayat Bagi Sang Perindu Surga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.