Keberkahan Dalam Mempelajari Al Qur’an

Berkah Al Qur’an – Sudahkah kita merasakan barakah dari Al Qur’an ? Barakah Adalah Sesuatu yang sedikit namun bernilai besar di sisi Allah SWT. Hal tersebut dikarenakan adanya pelipatgandaan nilai amal dari Allah SWT.  Al Qur’an disebut  “Kitab Mubarak”. Hal tersebut dikarenakan seseorang yang bernteraksi dengan   Al Qur’an akan mendapat jaminan keberkahan yang besar dari Allah SWT.

Firman Allah SWT :

وَهَٰذَا كِتَابٌ أَنْزَلْنَاهُ مُبَارَكٌ فَاتَّبِعُوهُ وَاتَّقُوا لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُونَ

“Dan ini adalah Kitab (Al-Qur’an) yang Kami turunkan dengan penuh berkah. Ikutilah, dan bertakwalah agar kamu mendapat rahmat.” (QS.Al-An’am:155)

Lalu mengapa Al-Qur’an disebut kitab yang penuh berkah?

Pertanyaan ini memiliki beberapa jawaban,

1. Karena Al-Qur’an datang dari Allah swt, sumber keberkahan itu sendiri.

2. Karena setiap orang yang mengamalkan Al-Qur’an hidupnya akan dipenuhi dengan keberkahan. Berkah dalam dirinya, hartanya, keluarganya dan segala sesuatu yang berkaitan dengannya.

Bukankah Allah dalam Al-Qur’an menjelaskan,

وَلَوْ أَنَّ أَهْلَ الْقُرَىٰ آمَنُوا وَاتَّقَوْا لَفَتَحْنَا عَلَيْهِمْ بَرَكَاتٍ مِنَ السَّمَاءِ وَالْأَرْضِ

“Dan sekiranya penduduk negeri beriman dan bertakwa, pasti Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi.” (QS.Al-A’raf:96)

Artinya setiap orang yang mengikuti tuntunan Al-Qur’an akan terus memperoleh keberkahan demi keberkahan. Saat keberkahan jauh dari kita, maka itu adalah sinyal bahwa kita sedang jauh dari Al-Qur’an.

Dengan keberkahan hati menjadi tenang, waktu menjadi luas, kekuatan akan berlipat ganda dan masalah-masalah yang sulit menjadi mudah diselesaikan. Itulah keberkahan !

Kita juga bsa belajar dari Kisah Sahabat Nabi Muhammad SAW. Beliau Adalah Sa’ad bin Mu’adz. RA yang masuk islam di saat usia 30 tahun. Beliau Syahid dalam usia 36 tahun. Dengan demikian, Sa’ad bin Mu’ hanya merasaan waktu 6 tahun bersama Rasulullah SAW. Namun Bukti Keberkahan umurnya, saat diwafatkannya Sa’ad bin Mu’adz pun mengalami 3 peristiwa besar yaitu :

  1. Bergetarnya Arsy Allah SWT,
  2. Adanya 70.000 Malaikat Allah SWT Sebagai Pengawal, dan
  3. Terciumnya bau harum saat ddikuburkan.

Wahai kaum mukminin, mari bersegera membangun hubungan akrab dengan Al Qur’an. Sungguh waktu hidup ini sangat singkat, raihlah keberkahan dengan selalu dekat dengan Al Quran. Pastikan Hari ini kita berniat untuk menjadi sahabat Al Qur’an. Banyak cara bisa kita lakukan untuk bisa belajar Al Qur’an.

3 thoughts on “Keberkahan Dalam Mempelajari Al Qur’an”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *